LGBT, Aa Gym, dan Pesan Awal Tahun

20150627_marriage_ss-slide-2NMH-jumbo.jpg

sumber gambar: www.nytimes.com

Natalie Thompson, perempuan berambut pirang digerai, mencium pipi Pooja Mandagre, perempuan berkulit sawo matang yang menunjukkan senyum sumringah ke lensa fotografer New York Times. Mereka larut dalam perayaan. Hari itu tanggal 26 Juni 2015, Mahkamah Agung Amerika Serikat mengeluarkan putusan bersejarah, bahwa pernikahan sesama jenis adalah hak. Tentu saja ini merupakan titik penting dalam debat panjang sekitar LGBT. Dalam negara hukum, putusan hukum tentu berdampak radikal.

Banyak dari kita tidak akan nyaman melihat cuplikan dalam potret tersebut. Tabu, atau mungkin menjijikkan jika anda seorang homophobic. Saya sendiri pernah di posisi itu. Besar dalam lingkungan yang setiap malam diisi dengan mengaji di mesjid kampung. Dan tak pernah bertemu langung dengan orang dengan orientasi seksual berbeda. Membantu saya untuk pernah bersikap demikian.

Tulisan ini tidak bermaksud ambil bagian dalam riuhnya celetuk yang terrekam di banyak media. Hanya akan ada satu tema, yaitu tentang pesan seorang tokoh publik kepada nalar kita. Continue reading

Advertisements